-
Pengantar. Di sebuah kota hiduplah seorang pemilik warung makan bernama Pak Harun. Warungnya sederhana, tetapi selalu ramai. Buruh pabrik, guru honorer, sopir angkot, pegawai toko, dan anak-anak sekolah sering singgah di sana untuk makan siang. Dulu, dengan uang dua puluh ribu rupiah, orang bisa makan nasi, sayur, tempe, ayam kecil, dan segelas teh hangat. Pak… Read.
