-
Celi datang ke safehouse menjelang sore, ketika cahaya matahari mulai meredup dan kota bergerak menuju ritme malam. Ia masih mengenakan blazer abu-abu yang biasa dipakainya ke kantor—rapi, fungsional, tanpa usaha untuk tampil mencolok. Wajahnya tampak lelah, tetapi sorot matanya tetap tajam. Ia bukan sekadar analis di sebuah perusahaan investasi; di waktu lain, ia juga dosen… Read.
