-
Tuhan Yang Maha Pengatur tidak menciptakan alam secara acak. Dalam bahasa teologi, alam adalah ayat-ayat kauniyah; dalam bahasa sains, ia adalah sistem kompleks yang koheren. Keduanya bertemu pada satu prinsip yang sama: keteraturan yang bermakna. Fisikawan dan kosmolog menegaskan bahwa alam semesta tidak dibangun di atas kekacauan, melainkan keteraturan yang presisi. Albert Einstein pernah menulis, Read.
